topmetro.news, Medan – Aliansi Masyarakat Sumut Bersatu Peduli Bencana akan kembali melakukan aksi ke Kantor DPRD Sumut. Rencananya, aksi akan berlangsung, Hari Jumat, 12 Desember 2025 pukul 14.00 WIB.
Kordinator Aksi yang juga Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul SH MH menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan aksi ke Kantor DPRD Sumut meminta pemerintah bertanggung jawab atas terjadinya bencana alam beberapa waktu yang lalu di Sumatera Utara.
“Kami meminta Presiden RI, Kepala BNPB, Pangdam, Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ESDM, dan Menteri Sosial untuk bertanggung jawab atas terjadinya bencana di Sumatera Ini. Ribuan korban meninggal dunia akibat bencana alam tersebut, belum lagi yang masih dalam pencarian. Dan kami juga sangat kecewa atas sikap pemerintah yang tidak mau menetapkan bencana tersebut sebagai bencana nasional,” turur Lamsiang.
Tak hanya itu Lamsiang juga menyesalkan adanya pernyataan dari Kepala BNPB yang mengatakan bahwa bencana alam yang terjadi hanya mencekam di media sosial. “Ada pernyataan seperti itu yang melukai hati kami. Di mana sampai saat ini banyak korban yang belum bisa ditemukan akibat terimbun longsong dan banjir. Maka dari itu kami akan aksi dan juga menunut untuk dilakukan reformaso total di pemerintah. Jangan cuma di Polri aja ada reformasi. Karena kedaulatan ada di tangan rakyat,” ungkapnya.
Selain itu, Ketua Umum HBB juga meminta agar dilakukan reformasi birokrasi. Ia juga menyerukan akan pengusaha perusak lingkungan segera ditangkap. “Tutup perusahaan yang melakukan pengrusakan terhadap lingkungan dan perbaiki dan pulihkan lingkungan yang sudah dirusak,” tegasnya.
“Kami juga meminta Presiden Prabowo untuk memecat Kepala BNPB, Basarnas, dan pejabat pejabat Pemerintah Pusat yang mengeluarkan statemen asal bunyi dan oknum oknun aparat yang terlibat dan membackup penebangan hutan,” pungkasnya.
sumber | RELIS

